Leave Your Message
Kategori Berita
Berita Unggulan

Pembangkit Listrik Tenaga Garam Cair

08-03-2024

Karakteristik Umum

Pembangkit listrik tenaga surya terkonsentrasi mengubah energi matahari menjadi listrik. Hal ini didasarkan pada pemfokusan energi matahari dari area yang luas ke penerima kecil menggunakan konsentrator seperti cermin atau lensa. Cahaya diubah menjadi panas yang selanjutnya menggerakkan uap dan generator listrik untuk menghasilkan listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Garam Cair.png

Berbagai teknologi digunakan untuk setiap langkah konversi cahaya menjadi listrik. Medan surya terdiri dari reflektor yang memusatkan cahaya ke penerima. Biasanya dilengkapi dengan pelacak yang mengikuti posisi matahari untuk memaksimalkan jumlah energi yang dipanen. Penerima dapat diintegrasikan dengan reflektor (seperti pada palung parabola, palung tertutup, dan pembangkit Fresnel), atau dapat berdiri sendiri (misalnya pada menara surya). Pendekatan terakhir tampaknya yang paling menjanjikan. Penerima mendistribusikan panas yang dikumpulkan dengan menggunakan cairan perpindahan panas (HTF). Penyimpanan energi diperkenalkan untuk memperlancar keluaran daya. Hal ini juga memungkinkan kita melepaskan energi secara tepat waktu dan terkendali, terutama jika tidak ada energi yang dihasilkan. Oleh karena itu, ini memungkinkan pengoperasian yang lama setelah matahari terbenam. Selanjutnya, HTF dikirim ke pembangkit uap. Akhirnya uap tersebut mencapai generator listrik yang menghasilkan listrik.

Di pembangkit listrik tenaga surya terkonsentrasi, garam cair digunakan sebagai HTF, sesuai dengan namanya. Garam cair lebih ekonomis dibandingkan HTF lainnya, seperti minyak mineral.

Keuntungan penting Pembangkit Listrik Tenaga Garam Cair, dibandingkan dengan teknologi terbarukan lainnya seperti pembangkit listrik tenaga surya fotovoltaik (PV), adalah fleksibilitasnya. Pembangkit Listrik Tenaga Garam Cair mempunyai fitur penyimpanan panas jangka pendek, yang memungkinkan mereka menghasilkan keluaran yang lebih konstan bahkan selama periode cuaca mendung atau setelah matahari terbenam.

Mengingat fleksibilitas ekstra yang diberikan dengan menggunakan penyimpanan energi garam cair dan kontrol cerdas, pembangkit listrik tersebut dapat digunakan sebagai instalasi pelengkap untuk jenis generator terbarukan lainnya, misalnya pembangkit listrik tenaga angin.

Pembangkit Listrik Tenaga Garam Cair memungkinkan pengisian tangki penyimpanan garam cair termal dengan energi surya dengan biaya rasional di siang hari dan menghasilkan listrik bila diperlukan setelah senja. Berkat pasokan listrik “sesuai kebutuhan”, yang tidak tergantung pada ketersediaan sinar matahari, sistem ini merupakan elemen kunci dalam perputaran energi. Pembangkit Listrik Tenaga Garam Cair tampaknya menjadi solusi yang paling menjanjikan baik dari segi ekonomi maupun teknis.